.

Archieves

Tampilkan postingan dengan label Timnas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Timnas. Tampilkan semua postingan

PSPS vs PSAP 3-0 : Drama Pahit di 15 menit Terakhir

Pertandingan PSPS Pekanbaru melawan PSAP Sigli berakhir tanpa gol. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai. Pada laga tandang putaran kedua Liga Super Indonesia, PSAP Sigli bertemu PSPS Pekanbaru di Stadion Kuansing Sport Centre, Sabtu 14 April 2012.
Demi mengusung misi balas dendam, PSPS Pekanbaru langsung menggempur pertahanan PSAP Sigli sejak kick off babak pertama dimulai. PSPS Pekanbaru menelan kekalahan 3-2 kala bertandang ke Stadion Kuta Asan pada 30 Maret 2012 lalu.
Dua tandukan Zaenal Arif dan Ambrizal masih melebar jauh dari tiang gawang PSAP Sigli. Namun hujan yang mengguyur Kuansing Sport Centre membuat permainan kedua tim berjalan dengan tempo lambat, kedua tim terlihat berhati-hati demi meningkatkan penguasaan bola.
Derasnya hujan yang turun juga membuat permainan menjurus keras. Terjadi sebuah insiden kecil, dimana salah seorang pemain PSPS Pekanbaru melakukan pemukulan terhadap pemain PSAP Sigli, Nanda Zulmi namun sigapnya wasit mampu mencegah insiden itu melebar dan pertandingan dilanjutkan.
PSAP Sigli bukan tanpa peluang, sebuah kemelut yang terjadi di depan gawang PSPS Pekanbaru mampu dimanfaatkan oleh Camara namun tendangannya masih terlalu lemah dan berhasil diamankan Susanto, kiper PSPS Pekanbaru.

di babak kedua, PSAP sempat mengurung pertahanan PSPS selama beberapa menit.. setelah nya, PSAP kembali tertekan oleh aksi aksi dari sayap PSPS... beberpa peluang berhasil di dapat oleh tuan rumah, namun penampilan gemilang fakhrurrazi berhasil menahan skor tetap 0-0.. 
petaka terjadi di menit ke 78 lewat aksi ade suhendra... gol terjadi akibat lengah nya pertahanan PSAP yang mulai kelelahan..

leading 1 gol, PSPS semakin percaya diri memainkan permainan.. hasil nya, tekanan pun semakin gencar dilakukan awak riau.. damn.. gol kembali terjadi di menit 85. gol ini dicetak oleh mantan striker timnas, zaenal arif setelah menerima umpan dari patrice Nzekou.. berselang 2 menit, tepat nya menit 87, fans PSPS kembali bersorak, gol ke 3 PSPS lahir lewak aksi seorang patrice Nzekou.. 3-0 untuk PSPS bertahan hingga laga usai...

line up PSAP :
fakrurazi, bustami, stembiso, ferikomol, reza fandi, herisaputra, ikhwani, , nanda zulmi, abd faisal, sayuti, camara
PSAP SAMPE MATE !
Read More.. “PSPS vs PSAP 3-0 : Drama Pahit di 15 menit Terakhir”  »

Kalahkan Timnas LPI U-21, Brunai Cetak Rekor Baru

Indonesia U-21 - Hassanal Bolkiah Trophy (HBT 2012)

Brunei menciptakan sejarah untuk pertama kalinya mampu menjadi juara turnamen Piala Hassanal Bolkiah setelah mengalahkan Indonesia U-21 2-0 dalam pertandingan final di Stadion National Hassanal Bolkiah, Jumat (9/3) malam WIB.

Selama penyelenggaraan Piala Hassanal Bolkiah, Brunei belum pernah lolos dari fase penyisihan grup. Hasil yang diperoleh Brunei bisa dibilang luar biasa, setelah mereka kembali bermain di arena internasional pasca pencabutan sanksi pembekuan dari FIFA pada 2011, setelah hanya berkutat di kompetisi domestik sejak 2008.

Bagi Brunei, kemenangan ini juga cukup berarti. Untuk kali kedua Brunei meraih kemenangan atas Indonesia. Brunei pernah menundukkan tim Merah Putih 3-2 di laga Grup 2 kualifikasi Olimpiade pada Maret 1980.

Seperti diduga sebelumnya, Brunei lebih memperkuat barisan pertahanan dengan mengandalkan serangan balik menghadapi timnas U-21. Para pemain Brunei disiplin dalam menjaga lini belakang mereka, sehingga tidak mudah ditembus tim besutan Widodo C Putro ini.

Kendati demikian, Brunei sempat mengejutkan timnas U-21 di menit-menit awal. Striker Adi Said mendapatkan peluang, namun tendangannya masih bisa diamankan kiper Aji Saka yang menggantikan Muhammad Ridwan.

Selepas itu, timnas U-21 mendominasi permainan. Namun penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat eksekusi Andik Vermansyah Cs terbuang percuma.

Sepuluh menit menjelang babak pertama berakhir, Brunei melakukan tekanan beruntun ke pertahanan timnas U-21. Kendati demikian, tidak ada gol yang tercipta di paruh pertama ini.

Timnas U-21 mencoba meningkatkan intensitas serangannya dengan melakukan tekanan hebat ke pertahanan lawan. Namun tidak mudah bagi tim Garuda Muda, karena pertahanan solid Brunei.

Sebaliknya, gawang Indonesia justru kebobolan lebih dulu ketika babak kedua baru berjalan tiga menit. Umpan terukur ke areal pertahanan timnas U-21 dapat diselesaikan dengan baik oleh Aminuddin.

Tersentak dengan gol itu, timnas U-21 berusaha bangkit. Serangan demi serangan mengalir ke pertahanan Brunei. Tendangan dari luar kotak penalti lebih sering dilakukan, karena pemain mengalami kesulitan menembus lini belakang lawan.

Serangan balik yang diterapkan Brunei pun menuai hasil bagus di menit ke-75. Setelah mendapat umpan dari lini tengah, Adi Said menggiring bola memasuki pertahanan timnas U-21 yang kosong. Syaiful Indra Cahya yang berusaha menghentikan Adi Said justru tergelincir, sehingga striker Brunei ini dengan mudah membobol gawang Aji Saka.

Di waktu tersisa, timnas U-21 berusaha mengejar ketertinggalan dua gol. Walaupun begitu, upaya timnas U-21 tidak membuahkan hasil hingga pluit panjang ditiupkan wasit.
Read More.. “Kalahkan Timnas LPI U-21, Brunai Cetak Rekor Baru”  »

Ngambek, PSSI boikot TV One dan ANTV

Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memboikot dua stasiun televisi nasional TV One dan Antv. Kedua stasiun televisi milik keluarga Bakrie itu dinilai hanya menjadi corong para pengurus PSSI era Nurdin Halid, yang didukung keluarga Bakrie.
"Kami tidak percaya pada TV One dan Antv karena dua tivi itu sudah jadi corong pengurus lama," kata Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Mukadar, di Kantor PSSI, Selasa, 6 Maret 2012. "Maka di acara malam nanti kami sudah memutuskan tidak akan datang."
PSSI mendapat undangan dari TV One untuk menghadiri acara Indonesia Lawyer Club tadi malam. Tema acaranya 'Apa yang Kau Cari PSSI'. Namun PSSI kemudian memutuskan tak akan menghadiri acara tersebut. "Di acara nanti tidak mungkin bisa fair," katanya.
Saleh mengatakan kedua stasiun televisi tersebut kerap memelintir berita tentang PSSI. Namun ia tak mencontohkan berita apa saja yang telah dipelintir tersebut. Ia hanya mengatakan, PSSI saat ini lebih memilih media lain untuk menyebarkan informasi.
"Pada jaman Nurdin Halid, PSSI tidak pernah diberitakan salah (oleh TV One dan Antv). Ketika Nirwan (Bakrie) tidak lagi di PSSI, maka PSSI tidak pernah benar," kata Saleh.
PSSI, Saleh melanjutkan, juga berencana melaporkan kedua televisi tersebut ke Komisi Penyiaran Indonesia. Ia mengaku sedang mengumpulkan sejumlah bukti berita yang dipelintir. "Kami akan persoalkan ke KPI," katanya. | sumber: tempo.co
Read More.. “Ngambek, PSSI boikot TV One dan ANTV”  »

Jacksen Tiago : kesadaran PSSI tidak tulus



Keterlibatan Persipura di ajang AFC dan Piala Champion Asian dalam beberapa tahun terakir ini agaknya PSSI kurang serius dalam mengawal Persipura. Padahal tim berjuluk ‘Mutiara Hitam’ itu membela Negara Indonesia dalam berbagai event. Kondisi ini semakin bikin gerah beberapa pemain Persipura.

“Saya bingung, sebenarnya kita main bela siapa,” tanya gelandang Persipura, Imanuel Wanggai, Kamis, (23/2) usai latihan di Stadion Mandala Jayapura-Papua.

Bukan hanya Manu saja tapi gelandang menyerang asal Sentani, Gerald Pangkali berpendapat lain. Menurut dia, Persipura selama ini berada pada jalan yang benar, maka dia percaya penampilan Persipura selalu berjalan mulus di ajang mana pun. Kendati disadarinya, PSSI pusat selalu mengganjal mereka. Untuk itu dia berharap masyarakat yang sering memberikan dukungan untuk mereka agar tidak mudah percaya akan semua hal yang selalu mendiskreditkan Persipura.

“Tanpa PSSI kita Persipura bisa jalan,” bilang Gerald Pangkali. Pelatih kepala Persipura, Jackson F. Tiago mengaku selama ini dirinya tidak banyak berharap pada PSSI untuk harus mendampingi Persiprua di ajang AFC dan Champion Asia, karena kesadaran PSSI tidak tulus. Dia mengakui selama tiga musim Persipura mengikuti Champion Asia dan lolos 8 besar AFC kesadaran PSSI terlihat tidak pernah ada. Untuk itu dia menegaskan justru manajemen Persipura yang sepantasnya diajungkan jempol, karena selama action Persipura di AFC dan Champion mereka lebih memberi perhatian lebih ketimbang PSSI pusat.
Read More.. “Jacksen Tiago : kesadaran PSSI tidak tulus”  »

16 Pemain Indonesia Yang Akan Melawan Cannavaro dkk



Starbol Indonesia 2012 dipastikan akan diperkuat oleh beberapa pemain kelas dunia seperti Fabio Cannavaro, Marco Materazzi, Robert Pires, Edgar Davids, Denilson dan duta "Showbol" Djalminha.
Selain itu, pihak penyelenggaran Starbol, Morstar Indonesia telah menetapkan para pemain bintang Indonesia untuk melengkapi skuad Starbol Indonesia 2012. Dalam ajang ini akan dipertandingan antara tim Eropa and friends serta Samba and friedns.
CEO Morstar Indonesia, Ferdinan Momor mengatakan pihaknya telah menetapkan 16 pemain yang nantinya akan dibagi dalam dua tim.
Mereka adalah Ferry Rotinsulu, Hilton Moreira, Isnan Ali, Alex Poteski, Amar Amariano, Firman Utina, Erol Iba, Hamka Hamzah, Socrates, Ahmad Bustomi, Oktovianus Maniani, Kurniawan Dwi Yulianto, Kim Jefry Kurniawan, Bima Sakti, Sansan dan Elly Eboi.
Selain itu, Morstar Indonesia juga telah memilih dua pelatih di Indonesia yang akan menukangi tim Eropa and friends dan Samba and friends. Danurwindo dan Jacksen F Tiago merupakan pelatih yang mendapat kepercayaan untuk mengarsiteki Cannavaro dan Denilson cs.
"Coach Danur bisa berbahasa Italia," kata Momor di Hotel Grand Hyatt, Kamis (23/2/2012). Sedang, Jackson dipastikan akan melatih Samba and Friends karena secara kebetulan ia menjadi salah satu pelatih terbaik di Indonesia dan berasal dari Brazil.
Read More.. “16 Pemain Indonesia Yang Akan Melawan Cannavaro dkk”  »

TimnasAkan Uji Coba Dengan Lima Negara Sepanjang 2012



Timnas senior Indonesia akan menantang lima Negara berbeda dalam laga persahabatan sepanjang tahun 2012. Lima Negara yang akan jadi lawan timnas umumnya berasal dari kawasan Asia Tenggara.
Ketua Komite Timnas, Bob Hippy mengungkapkan lawan timnas kemungkinan adalah Vietnam, Filipina, dan Singapura. “Itu terus kita bicarakan dengan negara Asean lain, termasuk juga akan kemungkinan tim lain dari luar,” ujar Bob saat dijumpai Rabu (22/2).
Dia menambahkan, agenda laga uji coba timnas juga merupakan bagian dari program federasi sepak bola ASEAN, AFF, untuk meningkatkan peringkat FIFA anggotanya. Karena itulah PSSI akan segera mengadakan pertemuan dengan federasi negara ASEAN lain untuk menentukan tempat dan waktu pelaksanaan uji coba.
“Jadi kemungkinan ada lima kali sepanjang tahun Ini. Kalau mengenai tempat akan gentian. Bisa pertama di Jakarta atau kita yang main ke kandang mereka,” tambahnya.
Namun Bob mengaku belum memikirkan agenda uji coba melawan negara yang memiliki level kelas dunia. Menurutnya, Indonesia akan fokus menjadikan laga uji coba untuk memperbaiki poin FIFA. Karena itulah lawan uji coba yang akan dipilih Garuda sepanjang tahun 2012 adalah tim yang memiliki peringkat FIFA di kisaran 100.
“Kalau lawan negara kuat, rasanya nanti dulu. Kita fokus seja menghadapi tim kawasan ASEAn dan secara bertahap kita akan tingkatkan level uji cobanya melawan negara yang lebih kuat,” cetus Bob.
Di tempat terpisah, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin menyebut program uji coba timnas akan diperuntukkan untuk segala jenjang umur. Tidak hanya tim senior, timnas di kelompok U-16, U-17, U-21, dan U-23 juga akan diikutsertakan dalam sejumlah agenda turnamen dan kalender FIFA.
Hal ini untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dibanding negara lain. “Kita sudah siapkan program besar untuk seluruh kelompok umur timnas. Kita akan aktif mengikuti segala kejuaraan yang selama ini kita jarang ikuti. Ini demi keangkitan sepak bola kita di level internasional,”
Sebagai gambaran, negara seperti Vietnam dan Thailand menimal menggelar empat kali uji coba resmi di luar agenda kejuaraan regional. Sebaliknya, timnas Indonesia lebih sering mengandalkan laga uji coba dengan klub dalam negeri untuk mempersiapkan tim jelang sebuah kejuaraan.
Read More.. “TimnasAkan Uji Coba Dengan Lima Negara Sepanjang 2012”  »

FIFA Minta KPSI Serahkan Laporan KLB 22 Maret



Alasan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) mempercepat kongres yakni FIFA memberikan batas waktu sampai 22 Maret 2012 bagi KPSI menyerahkan laporan Kongres Luar Biasa (KLB).
Selain itu, peserta yang diundang kongres PSSI, tidak menyertakan klub-klub Indonesia Super League (ISL).
Hal ini dikemukakan Sekretaris Eksekutif Pengprov PSSI se Indonesia Yunus Nusi, Rabu (22/2/2012).
Menurut Yunus, dua alasan itu menjadi dasar KPSI untuk mempercepat KLB.
"Kalau KPSI menggelar KLB tanggal 21 Maret, khawatir terlambat menyerahkan laporan ke AFC dan FiFA. Karena FIFA memberikan batas waktu sampai 22 Maret jika PSSI tidak mau dikenakan sanksi dari FIFA," jelas Yunus.
Selain itu, lanjut Yunus, PSSI tidak mengajak atau mengundang klub-klub yang gabung dibawah kompetisi ISL. Padahal, peserta klub di ISL tercatat sebagai peserta kongres di Bali dan di Solo.
"FIFA minta peserta KLB itu berdasarkan hasil kongres di Bali dan Solo. Karena yang diakui perserta itu. Bukan peserta klub-klub di IPL," tegas Yunus.
Read More.. “FIFA Minta KPSI Serahkan Laporan KLB 22 Maret”  »

Inilah Skuad Timnas U-21



Pelatih tim nasional U-21 Widodo C Putro secara resmi mengumumkan 18 pemain yang akan diberangkatkannya ke turnamen Sultan Hasanah Bolkiah Trophy di Brunei pada 27 Februari-5 Maret 2012.
Dalam keterangan pers yang diterima , Selasa (21/2/2012) petang, Widodo merekrut tujuh pemain belakang dan empat gelandang. Satu dari lima striker yang dibawanya adalah pemain Persebaya Surabaya, Andik Vermansyah.
Andik yang sempat mengalami cedera dan absen dalam beberapa uji coba sangat dibutuhkan karena memiliki jam terbang internasional yang tinggi dibandingkan dengan pemain lain. Selain Andik, Yoshua Pahabol juga berhasil lolos seleksi. Pemain Semen Padang tersebut terkenal memiliki kecepatan sebagai pemain sayap.
Timnas U-21 melakukan persiapan matang karena mereka harus berhadapan dengan tim-tim kuat di Grup A. Di grup ini, Indonesia bersaing melawan Singapura, Brunei, Filipina, Laos, dan Myanmar.
Penampilan tim besutan Widodo pun tidak terlalu mengecewakan. Dari delapan laga uji coba, Yoshua Pahabol dan kawan-kawan meraih lima kemenangan, satu hasil seri, dan dua kekalahan.
Berikut skuad inti timnas U-21:
Kiper: Muhamad Ridwan, Ajisaka.
Bek: Syaiful Indra Cahya, Anugrah Agung Rosyam, Samsul Arifin, Achmad Faris Ardiansyah, Nurmufid Fastabiqul Khoirot, Achmad Hisyam, Agus Nova Wiantara.
Gelandang: Fadly Manna, Kurniawan, Ryan Putra Maylandu, Ridwan Awaludin.
Penyerang: Abdul Kamil, Miko Ardiyanto, Yoshua Pahabol, Andik Vermansyah, Husin Jailani Rahaningmas.
Read More.. “Inilah Skuad Timnas U-21”  »

KPSI Mau Bikin Timnas Tandingan


Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) terus bermanuver untuk menggoyang kepengurusan Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husin. Setelah menyamakan tanggal kongres luar biasa (KLB) dengan kongres tahunan PSSI, 18 Maret 2012, komite pimpinan Toni Apriliani itu juga berencana akan membentuk tim nasional tandingan yang para pemainnya merumput di Liga Super Indonesia (LSI).

Menurut Toni Apriliani, wajar dan normal kalau KPSI membentuk timnas sendiri. Alasannya, kepengurusan baru setelah KLB akan memiliki legalitas hukum karena dipilih dengan mekanisme resmi oleh para anggota PSSI yang sudah menyatakan mosi tidak percaya kepada kepengurusan PSSI versi Djohar.

"Nama kepengurusannya tidak ada embel-embel KPSI. Sudah ada legalitas menggunakan nama PSSI. Timnasnya pun timnas Indonesia, tanpa embel-embel KPSI," ujar Toni, Selasa (21/2/2012).

Toni tidak takut timnas baru bentukan KPSI nanti dihadang Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) atau Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Ia merujuk pada partisipasi Persipura Jayapura pada kualifikasi Liga Champions Asia (LCA) 2011/2012 melawan Adelaide United.

Meskipun, menurut Toni, PSSI kepengurusan Djohar berusaha menghalangi Persipura tampil di LCA karena dituding tampil di kompetisi ilegal (Liga Super), Persipura akhirnya tetap bisa tampil di turnamen antarklub paling bergengsi di Asia itu setelah dimenangkan Pengadilan Arbitrase Internasional untuk Olahraga (CAS) lewat putusan sela.

"Artinya, keberadaan Persipura itu sah di mata AFC, makanya dipersilakan tampil di LCA. Itu juga berarti pengakuan internasional bahwa Liga Super tidak ilegal karena Persipura kan main di sana. Saya ada di Adelaide pas kemarin dan sambutan di sana kepada Persipura sangat meriah. Mana berani orang PSSI kemarin menemani Persipura," kata Toni.

Toni menjanjikan timnas KPSI nanti akan lebih matang dan berkualitas dibanding timnas kepengurusan Djohar sekarang. "Tidak ada lagi yang namanya persiapan timnas mendadak seperti sekarang. Semua akan terencana," ujar mantan anggota Komite Eksekutif (Executive Committee/Exco) PSSI itu.

Saat ditanya, apakah dengan ada dua timnas itu (timnas PSSI versi KPSI dan timnas PSSI versi Djohar) akan menimbulkan kebingungan dan bias di dunia internasional, Toni menjawab dengan santai. "Tidak bingunglah, kan nanti timnas kami resmi. Timnasnya ilegal. Negara lain tidak akan bingung. Hanya ada satu timnas, yaitu timnas bentukan pengurus baru (kepengurusan PSSI versi KPSI)," ujar Toni.

Konflik soal timnas itu merupakan efek dari dilarangnya para pemain yang berkompetisi di Liga Super untuk bergabung ke timnas PSSI era Djohar. Cap ilegal diberikan Djohar cs kepada Liga Super menyusul dicabutnya mandat PT Liga Indonesia, yang selama ini menjalankan kompetisi Liga Super. Hal itu, menurut Djohar, didukung AFC dan FIFA. Berdasarkan aturan dua organisasi tempat PSSI menginduk tersebut, pemain yang berkompetisi di liga ilegal yang tidak diakui federasi tidak bisa memperkuat timnas.

FIFA, lewat surat kepada PSSI, juga telah memberi tenggat kepada kepengurusan Djohar untuk menyelesaikan kisruh itu sebelum 22 Maret 2012. Jika setelah tenggat itu kisruh internal tidak kunjung selesai, FIFA menyatakan akan menjatuhkan sanksi kepada Indonesia. Rekonsiliasi pihak yang berseteru, PSSI dan kelompok kontra PSSI (KPSI), pun telah dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), meski sampai saat ini, kata 'rujuk' dari kedua pihak tak kunjung tercapai.
Read More.. “KPSI Mau Bikin Timnas Tandingan”  »